Buat Anda pemerhati ponsel, mungkin ada ponsel baru lagi dari Sony Ericsson yang mungkin bisa jadi referensi buat Anda yang ingin ganti ponsel baru.
Kali ini hadir generasi terbaru dari T-Series, namun mungkin agak sedikit berbeda dari generasi-generasi sebelumnya. Sony Ericsson T707 ini merupakan jenis ponsel flip, yang sangat elegan bila digunakan. Produk ini sendiri diinspirasi oleh warna-warna pelangi. Efek cahaya, external screen dan motif ripple-and-circle memberikan nuansa sedikit berbeda dan lebih modis.
Spesifikasi Sony Ericsson T707 :
- Quad-band GSM and 3G with HSDPA support
- 3.15 megapixel camera with Cell-ID geotagging
- 2.2″ 256K-color TFT display with 240 x 320 pixels resolution
- Scratch resistant secondary monochrome external display (36 x 128 pixels)
- 100 MB internal memory
- Bluetooth with A2DP
- Hot-swappable M2 card slot (up to 16 GB)
- FM radio with RDS
- Basic multi-tasking support
- Gesture control
- Light effects with 5 colors, assignable to contacts
- Smart dialing
- Threaded messaging
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meluncurkan sebuah Radar Pengawas Pantai (Coastal Surveillance Radar). Radar asli buatan Indonesia itu diberi nama Indonesia Sea Radar (ISRa).
“Pada hari ini, secara resmi kami meluncurkan tiga item. Yakni peluncuran Radar (ISRa), Website Jurnal Ilmiah, dan Unit pelayanan Bergerak,” kata kepala LIPI Umar Anggara Jenie, di Kantor LIPI Subang, Jalan KS Tubun, Jawa Barat, Kamis, 20 Agustus 2009.
Radar ini akan lebih banyak membantu dalam bidang transportasi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk membantu bidang lain, seperti pertahanan dan keamanan. Dijelaskan Umar, dengan peluncuran Radar itu nantinya diharapkan dapat mendukung sistem transportasi di masa yang akan datang.
“Dengan peluncuran radar ISRa ini diharapkan dapat membantu pengaturan transportasi. Baik itu di laut maupun di udara. Bahkan untuk membantu sistem pertahanan kemanan, seperti dalam pemandu senjata, dan pengunci sasaran,” ujar Umar.
Peluncuran Radar itu juga sebagai bukti akan eksistensi LIPI. “(peluncuran) Ini sebagai bukti bahwa, ilmuwan kita juga bisa melakan penemuan-penemuan seperti halnya ilmuwan luar (negeri). Dan ini merupakan satu dari sekian banyak bukti karya yang dihasilkan oleh ilmuwan kita,” tegasnya.
Selain peluncuran Radar ISRa, LIPI juga meluncurkan situs Jurnal Ilmiah Indonesia yang disebut dengan Indonesia Scientific Journal Database (ISJD). Selain itu, LIPI juga meresmikan Unit Pelayanan Bergerak Sistem Mutu dan Tekhnologi Pengujian (UPB-SMTP).
Peluncuran dipimpin langsung Kepala LIPI, Umar Anggara Jenie. Dalam acara peresmian itu, juga diberikan pengharagaan kepada pihak-pihak yang dianggap telah berhasil mengahsilkan karya ilmiah.
Kalau NGage dari Nokia belum memuaskan Anda, bisa dicoba ponsel Cool8800C yang bisa mentransformasikan diri menjadi konsol game NES. Pikir-pikir boleh juga idenya, maklum ini ponsel buatan China
Apabila dilihat pertama, Anda akan melihat ponsel biasa dnegan layar 2.2 inch dan keypad, tetapi saat Anda membuka lipatannya, Anda dapat menemukan tombol-tombol game khusus dan layar baru 2.8 inch yang dapat digunakan untuk bermain game NES.
Selain itu ponsel ini juga dapat memainkan MP3 dan video AVI serta radio FM, jaringannya mendukung GSM 900/1800MHz dan hanya dihargai 140 USD atau 1,7 juta rupiah saja.
Informasi produk lebih detail dapat dilihat di http://www.solomobi.com/viewproduct.asp?pro_id=2417
Categories: Ponsel
Tags: cool8800c, Ponsel, ponsel game
Mungkin anda sudah pernah membuat antena wajanbolic yang menggunakan usb wifi untuk menambah jangkauan WiFi anda supaya bisa terhubung ke suatu akses poin dan terkoneksi ke internet. Pembuatan antena wajanbolic ini tidaklah sulit dan harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan antena komersil seperti grid. Perkakas yang dibutuhkan diantaranya wajan, kaleng wafer stick, pipa pralon dan kabel UTP untuk memperpanjang kabel USB.
Namun bisa saja sebagian dari anda merasa kurang puas dengan kemampuan wajanbolic tersebut, misalnya daya jangkau yang sangat terbatas (sekitar 1-2 km saja, bahkan kurang mungkin akibat adanya penghalang seperti adanya pohon, gedung, dan sebagainya), cepat panas (alias down) sehingga tidak bisa beroperasi kontinu, terbatasnya ketinggian antena dan lain-lain.
Berikut ini akan saya paparkan pengalaman saya membuat antena WiFi untuk koneksi jarak jauh (saya sudah coba untuk jarak 12 km dengan ketinggian antena sekitar 11meter dari tanah). Catt: teamnya defcon wifi shootout aja bahkan tembus 125 miles.
Peralatan yang dibutuhkan:
1. Wireless Router Linksys WRT54GL yang telah diupgrade firmwarenya ke dd-wrt v23 sp2 std (bila ingin lebih jelasnya tentang upgrade firmware ini, kunjungi websitenya di http:/www.dd-wrt.com).
Anda dapat menggunakan router atau acesspoint jenis dan merek yang lain.
2. Kabel LAN (UTP), panjang maksimal 100 meter yang telah dicrimping dengan RJ45 secara straight line.
Sesuaikan panjang kabel UTP dengan kebutuhan anda.
3. Laptop/ PC
Kembali ke Tanktop…. Eh… Laptop…
4. Reflektor antena parabola tv (diameter sekitar 2,8 m, makin besar makin baik).
Anda tidak perlu lagi beli antena grid yang sangat mahal (harga sekitar Rp.500-600 ribuan dengan gain 24 dbi, dan dipusingkan dengan urusan “si ekor babi” pigtail.
5. Kaleng wafer stick sebagai feeder antena router tersebut.
6. Pipa paralon 0,5 inci beserta tutup dan pasangan sambungannya.
7. Kotak plastik makanan, lebih bagus yang tahan panas-dingin, karena akan diletakkan outdor
Bila anda ingin mendalami antena wifi koneksi jarak jauh in ada beberapa referensi yang menarik untuk dipelajari. Berikut beberapa url yang menarik
-http://www.wilac.net/descargas/documentos/EnlaceAguila_Baul.pdf
-http://wirelessafrica.meraka.org.za/wiki/images/f/fe/Building_a_Rural_Wireless_Mesh_Network_-_A_DIY_Guide_v0.7_65.pdf
-pasadena.net/shootout05/
-dan masih banyak lagi……..
Silahkan googling aja Long Wifi Distance ….
Berikut adalah dokumentasi pembuatan antena saya tersebut
Gambar 1. Linksys WRT54GL package content
Gambar 2. Kabel UTP, alat crimping dan kaleng
Gambar 3. Kotak makanan plastik, pipa pralon beserta tutup dan sambungannya
Gambar 4. Linksys WRT54GL di dalam box
Gambar 5. Beri sekat untuk merapatkannya
Gambar 6. Pasang Feeder
Gambar 7. Tancapkan pada tiang feeder parabola
Gambar 8.Parabola siap pakai
Gambar 9. Rapatkan sambungan
Gambar 10. Tembaaak…..
Selamat mencoba, Good Luck….!!